Salah satu jenis penyakit yang paling sering menyerang manusia adalah
penyakit kulit. Jenis penyakit ini juga beragam, mulai dari yang sering dianggap
sepele hingga yang bisa menganggu penampilan, bahkan bisa sangat berbahaya
sekiranya terus dibiarkan dan tidak ditangani sejak dini.
Penyebab penyakit kulit bisa bermacam-macam. Penyebabnya mulai dari yang
disebabkan oleh virus, parasite, jamur, dan sebagainya. Biasanya, penyakit ini
terjadi karena kurangnya kesadaran menjaga kebersihan maupun sanitasi yang kurang baik.
Berikut ini 5 jenis penyakit kulit yang kerap menyerang manusia.
1.Panu
Penyakit kulit ini diakibatkan oleh infeksi jamur yang menyerang pigmen
kulit. Area kulit yang paling sering mengalami panu adalah lengan atas, leher,
punggung, dada, dan perut. Meski tidak menyebabkan rasa sakit, kehadiran panu
bisa membuat rasa percaya diri mengikis.
Panu menyebabkan munculnya bercak dengan warna yang lebih terang atau
lebih gelap pada kulit. Infeksi kulit ini muncul secara perlahan dan lambat
laun akan menyatu dan membentuk bercak yang lebih besar.
Pengobatan penyakit kulit ini sebenarnya cukup efektif, murah, dan
aman, yakni dapat dengan menggunakan salep antijamur yang dijual secara
bebas di apotik atau toko obat.
Namun, ada yang perlu diperhatikan yakni jika lokasi penyakit ini semakin luas, biasanya pengobatan
topikal saja tidak cukup. Untuk segeralah berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang lebih tepat dan intensif.
Baca Juga: Inspirasi Kebaikan Sang Dokter
2.Kurap
Penyebab kurap adalah jamur,
utamanya jenis Epidermophyton,
Microsporum, dan Trychophyton. Penyakit ini
menimbulkan rasa gatal dan membentuk lingkaran-lingkaran kecil seperti
cincin yang bersisik dengan bercak putih pada kulit.
Bagian kulit yang paling
sering terkena penyakit ini adalah leher, tengkuk, dan kulit kepala. Penyakit
ini dapat dengan mudah menular, baik itu melalui kontak langsung dengan
penderita, dari hewan yang terinfeksi,
maupun tanah yang mengandung jamur penyebab penyakit tersebut.
3.Kutu Air
Kutu air juga disebabkan oleh
infeksi jamur yang biasanya menyerang di sela-sela jari kaki atau
tangan. Penyakit ini menimbulkan gejala
berupa ruam bersisik. Kutu air sangat mudah menyerang, terutama bagi orang yang kurang menjaga kebersihan kaki dan tangan.
4. Kudis (Scabies)
Penyakit kudis paling banyak disebabkan oleh serangan parasit, yakni
tungau atau Sarcoptes scabiei varhominis. Jenis parasit ini paling senang
menyebar di tempat-tempat yang mempunyai sistem sanitasi buruk. Penularannya
sangat mudah terjadi melalui kontak fisik.
Penyakit kudis ini paling sering menyerang bagian-bagian tubuh, seperti
tangan, ketiak, pinggang, sela-sela jari kaki, dan sekitar alat kelamin.
Penyakit ini akan menyebabkan rasa gatal yang hebat, terutama di malam hari.
5.Eksim (Dermatitis)
Penyakit kulit eksim yang menyerang akan menimbulkan rasa gatal
berlebih. Selain itu, kulit juga akan
berubah memerah, bersisik, pecah-pecah,
dan akan muncul gelembung-gelembung kecil yang mengandung air atau nanah.
Biasanya penyakit ini menyerang orang-orang yang memiliki kecenderungan
terhadap alergi. Adapun bagian tubuh yang paling sering diserang, seperti lipatan paha, tangan, atau telinga. Penyebab
penyakit ini biasanya karena alergi akibat terjadinya rangsangan kimia seperti
penggunaan sabun, obat-obatan, atau kosmetik.
Pencegahan dan Penanganan Penyakit Kulit
1. Jaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan
Rumah dan lingkungan yang kotor akan berisiko lebih tinggi menyebabkan
oenyakit kulit. Karenanya, jaga selalu kebersihan rumah dan lingkungan kita.
Pastikan tidak ada genangan air dan sampah yang menumpuk di lingkungan
kita. Pastikan juga cahaya matahari
dapat menembus rumah dan tak ada kotoran maupun debu di dalam rumah.
Selain itu, pastikan semua ruangan yangan di rumah tidak memiliki
kelembapan tinggi, seperti kamar tidur, kamar mandi, atau dapur. Ruangan dengan
kelembapan tinggi bisa menjadi tempat ideal bagi perkembangbiakan
mikroorganisme penyebab penyakit kulit.
2. Biasakan Kerap Mencuci Tangan
Saat wabah COVID 19 melanda dunia seperti sekarang ini, salah satu hal
yang paling sering diingatkan adalah kebiasaan cuci tangan. Nah, kebiasaan ini
juga sangat baik dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit kulit, lho.
Yang harus diperhatikan saat mencuci tangan adalah gunakan air bersih
yang mengalir dan pakailah sabun antiseptik agar tangan benar-benar terbebas
dari bakteri penyebab penyakit gatal pada kulit.
3. Mengganti Pakaian Setiap Hari
Pakaian yang dibiarkan lama melekat di tubuh dapat menjadi penyebab
munculnya penyakit kulit. Untuk itu, ganti pakaian secara rutin, bahkan jika
cuaca sedang panas, lebih seringlah lagi mengganti pakaian. Menggunakan pakaian
yang basah oleh keringat akan membuat
kulit lembap sehingga rentan menjadi tempat perkembangbiakan mikroorganisme.
Jangan lupa, untuk memilih jenis pakaian yang tepat. Untuk itu pilihlah
pakaian berbahan lembut sehingga kita senantiasa merasa nyaman dan tidak
membuat mudah berkeringat. Aktivitas harian pun dapat dilakukan dengan nyaman.
5. Hindari Menggunakan Barang Milik Orang Lain
Ada beberapa jenis barang yang memang sebisa mungkin tidak digunakan
atau dipnjamkan kepada orang lain. Hal ini untuk mencegah terjadinya risiko
penularan penyakit kulit karena bisa saja barang tersebut telah dihinggapi
mikroorganisme. Barang-barang tersebut seperti pakaian, handuk, dan selimut.
6. Jangan Menggaruk Kulit
Kulit yang terasa gatal memang paling enak jika digaruk. Namun, hal ini
sangat tidak disarankan karena justru rentan membuat rasa gatal menyebar ke
bagian tubuh lainnya. Menggaruk kulit dengan keras dapat menyebabkan kulit
menjadi lecet hingga menjadi luka.
Lalu apa yang harus dilakukan? Nah, jika rasa gatal menyerang, bersihkan
bagian kulit yang gatal tersebut secara teratur. Agar rasa gatalnya berkurang, oleskan salep,
bedak, atau obat luar sesuai resep dokter.
7. Mandi Secara Teratur
Mandilah minimal dua kali sehari agar kulit senantiasa bersih sehingga
dapat terhindar dari penyakit kulit. Umumnya, penyakit kulit ini menyerang
orang yang malas mandi sehingga kulit menjadi mudah terjangkiti mikroorganisme.
Saat mandi, pastikan air yang digunakan adalah air bersih. Selain itu,
gunakan juga sabun antiseptik yang mampu membersihkan kotoran dan membasmi
mikroorganisme penyebab penyakit kulit. Dan, yang tak boleh dilupa adalah
pastikan tak ada sisa sabun yang menempel setelah mandi karena hal ini dapat
memperparah penyakit kulit.
Meski tidak semuanya berbahaya, kehadiran penyakit kulit bisa sangat mengganggu, terutama penampilan dan membuat diri tidak percaya diri. Untuk itu, selalulah menjaga kebersihan agar penyakit kulit menjauh dan tidak betah berada di dekat kita.
*
halodoc.com









